Kesalahan Umum dalam WhatsApp Blast yang Harus Dihindari agar Kampanye Lebih Efektif
WhatsApp Blast menjadi salah satu strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau pelanggan dengan cepat dan langsung. Namun, tidak sedikit bisnis yang melakukan kesalahan dalam penggunaannya sehingga campaign mereka tidak memberikan hasil yang diharapkan. Menghindari kesalahan-kesalahan ini sangat penting agar pesan yang dikirimkan tidak dianggap sebagai spam dan dapat mencapai tujuan pemasaran yang diinginkan.
Dengan menggunakan NusaChat dari NusaSMS, Anda bisa mengelola akun WhatsApp Business bersama tim dalam satu platform terintegrasi. WA Team Inbox NusaChat memungkinkan multi-agent dan multi-device dengan memanfaatkan WhatsApp Business API, sehingga lebih efisien dalam menangani customer support. Namun, untuk memaksimalkan WhatsApp Blast, hindari kesalahan-kesalahan berikut ini.
1. Tidak Menentukan Target Audience yang Tepat
Mengirim pesan kepada banyak kontak tanpa segmentasi adalah kesalahan yang sering dilakukan. Pesan yang tidak relevan hanya akan dianggap sebagai spam dan bisa membuat pelanggan merasa terganggu.
Solusi:
- Kirim pesan yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing segmen.
- Segmentasi pelanggan berdasarkan preferensi, lokasi, atau riwayat pembelian, seperti mengirimkan promo produk perawatan wajah hanya kepada pelanggan yang pernah membeli produk skincare sebelumnya.
Contoh Pesan yang Relevan:
- Pelanggan baru: “Selamat datang! Nikmati diskon 10% untuk pembelian pertama Anda.”
- Pelanggan setia: “Terima kasih sudah menjadi pelanggan setia! Dapatkan voucher eksklusif hanya untuk Anda.”
2. Mengirim Pesan secara Berlebihan (Over-Blasting)
Mengirimkan pesan terlalu sering dalam waktu singkat dapat mengganggu pelanggan dan menyebabkan mereka memblokir nomor Anda.
Solusi:
- Atur jadwal pengiriman yang konsisten tapi tidak berlebihan, misalnya seminggu sekali atau saat ada promo spesial.
- Gunakan NusaChat untuk menjadwalkan dan mengirim pesan secara otomatis sehingga tidak perlu mengirim secara manual dan berpotensi over-blasting.
3. Pesan Tidak Personal dan Terlalu Formal
Pesan yang terlihat seperti template dan tidak personal seringkali diabaikan. Pelanggan lebih menyukai pesan yang terasa akrab dan relevan.
Solusi:
- Gunakan fitur personalisasi di NusaChat untuk menyebutkan nama pelanggan dan menyampaikan pesan dengan gaya yang lebih santai.
- Sesuaikan bahasa dengan karakteristik audience Anda.
Contoh yang Kurang Tepat:
“Kepada Pelanggan Yth, kami menawarkan promo menarik. Silakan kunjungi website kami.”
Contoh yang Baik:
“Hai, [Nama]! Ada promo spesial buat kamu hari ini. Cek produknya di sini, ya!”
4. Tidak Menyertakan Call to Action (CTA) yang Jelas
Tanpa CTA yang jelas, pelanggan tidak tahu apa yang harus dilakukan setelah membaca pesan Anda.
Solusi:
- Gunakan CTA yang spesifik dan menarik, seperti “Cek sekarang,” “Dapatkan diskon,” atau “Hubungi kami untuk info lebih lanjut.”
- Manfaatkan fitur WhatsApp Button di NusaChat agar pelanggan dapat langsung mengunjungi website atau menghubungi tim customer support.
Contoh:
“Diskon 50% hanya hari ini! Klik di sini untuk belanja sekarang!”
5. Tidak Memanfaatkan Kolaborasi Tim untuk Customer Support
Banyak bisnis masih mengandalkan satu perangkat atau satu admin untuk menangani WhatsApp Business, padahal interaksi dengan pelanggan sering kali membutuhkan kerja sama tim. Tanpa koordinasi yang baik, respons menjadi lambat dan pelanggan bisa merasa diabaikan.
Cara Menghindarinya:
- Gunakan NusaChat yang memungkinkan multi-agent dan multi-device, sehingga tim customer support bisa bekerja bersama dalam satu platform.
- Manfaatkan WA Team Inbox untuk mendistribusikan percakapan ke tim yang tepat dan memastikan pelanggan mendapatkan respons lebih cepat.
- Pantau dan koordinasikan komunikasi tim dalam satu dashboard terpusat untuk meningkatkan efisiensi layanan pelanggan.

Kesimpulan
WhatsApp Blast bisa menjadi alat pemasaran yang sangat efektif jika digunakan dengan cara yang tepat. Menghindari kesalahan-kesalahan di atas akan membantu Anda mencapai target dengan lebih efisien.
Dengan menggunakan NusaChat dari NusaSMS, Anda dapat mengelola akun WhatsApp Business dalam satu platform terintegrasi. Fitur WA Team Inbox memungkinkan tim customer support bekerja lebih efektif dengan akses terpusat untuk multi-agent dan multi-device.